Mengenal Me Time dan Manfaatnya

Ada banyak manfaat me time yang bisa kamu rasakan. Jika dilakukan dengan baik, me time bisa mengembalikan energi positif ke dalam diri seseorang.

Me time berasal dari bahasa Inggris yang artinya adalah waktu untuk diri sendiri. Menurut Collins Dictionary, me time adalah waktu yang diluangkan oleh seseorang untuk dirinya sendiri dan melakukan hal-hal untuk menyenangkan dirinya.

Seperti artinya, me time dilakukan tanpa kehadiran atau gangguan dari orang lain. Me time dilakukan dengan tujuan untuk mengisi kembali semangat di dalam diri, beristirahat, dan menikmati jeda waktu untuk recharge.

Manfaat Me Time

Ada banyak manfaat me time yang bisa kamu rasakan. Jika dilakukan dengan baik, me time bisa mengembalikan energi positif ke dalam diri seseorang.

Baca juga Mengenal Fenomena Fatherless dan Pentingnya Peran Figur Ayah Bagi Anak, Baik Secara Fisik Maupun Psikologis

1. Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas

Me time dipercaya dapat menjernihkan otak dan membuat kamu lebih fokus dalam berpikir. Sebuah studi dari Washington University, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang menyendiri untuk memikirkan ide cenderung memiliki lebih banyak ide ketimbang mereka yang melakukannya secara berkelompok.

Selain itu, melakukan me time juga merupakan sebuah kesempatan kamu untuk mengesampingkan sejenak segala gangguan untuk mengistirahatkan diri dan pikiran. 

Alhasil, kamu akan lebih berkonsentrasi dan bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu singkat.

Baca juga Mengenal Lebih Dekat AA Navis: Sastrawan, Kritikus Budaya, dan Politikus Indonesia

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Me time dapat meningkatkan daya tahan tubuh, kok bisa?”

Tentu bisa! Sebab, melakukan me time ternyata dapat memberikan kita perasaan bahagia. Nah, menurut penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Psychosomatic Medicine, orang yang memiliki emosi positif  berupa rasa bahagia, berenergi, dan tenang ternyata lebih jarang terkena penyakit flu.

Tidak hanya itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh European Heart Journal juga membuktikan bahwa seseorang yang memiliki perasaan bahagia mengalami penurunan resiko untuk terkena penyakit jantung hingga 22%!

Baca juga Rohana Kudus, Pejuang (Pendidikan) Perempuan dari Tanah Minang

3. Kesempatan untuk Mengenal Diri Sendiri

Sering bersosialisasi dengan beberapa kerabat tanpa disadari dapat mempengaruhi persepsi kamu terhadap berbagai macam hal. Persepsi inilah yang kemungkinan juga dapat mempengaruhi kamu dalam bertindak dan mengambil keputusan kelak.

Dengan me time, kamu bisa merenungkan berbagai macam hal, bahkan yang tidak pernah terpikir oleh kamu sebelumnya tanpa diganggu oleh pemikiran orang lain. Dengan begini, kamu juga akan lebih mantap dalam mengambil berbagai keputusan dalam hidup.

Melakukan me time juga bisa menjadi kesempatan untuk kamu mengeksplorasi berbagai macam bakat terpendam yang mungkin tanpa sadar kamu miliki, lho! Siapa tau, bakat terpendam tersebut juga dapat berguna untuk kamu kelak!

Baca juga 15 Pahlawan Wanita di Indonesia

4. Meningkatkan Kualitas Hubungan dan Bersosialisasi dengan Orang Sekitar

Terus-menerus melakukan interaksi sosial terkadang dapat membuat kamu merasa cepat jenuh dengan orang sekitar. Akibatnya, kamu jadi cepat keki dan menghadirkan berbagai konflik sepele dengan orang sekitar, entah terhadap teman, pasangan, atau bahkan keluarga.

Menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan jauh dari orang lain tentu dapat membuat kamu jadi merasa lebih tenang. Sehingga, kamu akan lebih baik dalam menghadapi konflik, berinteraksi dengan orang, dan kamu juga akan lebih menghargai kehadiran orang-orang di sekitar kamu. 

Ini tentunya juga memberi dampak positif bagi hubungan kamu dengan kerabat.

Baca juga beragam artikel Sudut Pandang dari berbagai tokoh berpengaruh, akademisi, dan para pemikir atau ahli

*Disarikan dari berbagai sumber yang kredibel.

Ruang Literasi dan Edukasi

Post a Comment