-->

Materi Teks Biografi Kelas X

Saat diri kita membaca profil dari seorang tokoh, saat itulah diri kita sedang membaca biografi seorang tokoh. Biografi pada dasarnya sebuah kisah yang menceritakan kisah hidup seorang tokoh dengan segenap peristiwa yang terjadi dalam kehidupannya. Saat membaca biografi seorang tokoh yang kita sukai kita akan merasa sangat kagum padanya. Biografi tidak hanya memberikan informasi pada pembaca mengenai kisah hidup seorang tokoh, tetapi juga dapat memberikan motivasi.

Menelaah Teks Biografi

Pengertian

Kata biografi berasal dari kata bio yang artinya hidup dan graf  yang berarti huruf atau tulisan. Biografi diartikan sebagai sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupan seseorang. Isi dari tulisan ini dapat dimulai dari kelahiran sampai dengan kematian, atau dapat juga sebagaian hidupnya. 

Biografi biasanya ditulis oleh orang lain. Adapun autobiografi merupakan tulisan yang berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis dirinya sendiri sewaktu masih hidup. Umumnya biografi menampilkan tokoh-tokoh terkenal, orang sukses, atau orang yang telah berperan besar dalam suatu hal yang menyangkut kehidupan orang banyak. 

Hal-hal yang biasanya terdapat dalam biografi tokoh antara lain sebagai berikut.

  1. Data pribadi tokoh dimulai dari nama, riwayat pendidikan, sampai riwayat pekerjaan.
  2. Hubungan tokoh dengan keluarga dan teman, atau kerabat dekat.
  3. Prinsip hidup, cita-cita dan perjuangan.
  4. Hasil perjuangan yang telah dan belum dicapai.
  5. Karya atau prestasi yang pernah dicapai dan dikenang hingga saat ini.

Bentuk Biografi

Biografi biasanya berbentuk hanya beberapa baris kalimat saja, tetapi biografi juga dapat lebih dari satu buku. Biografi singkat hanya menjelaskan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang serta peran pentingnya. Biografi panjang meliputi informasi-informasi yang bersifat penting, tetapi dikisahkan dengan lebih jelas serta dituliskan dengan gaya cerita yang baik.

Biografi dalam bentuk fiksi antara lain Laskar Pelangi menceritakan biografi Andrea Hirata, 9 Summmer 10 Autumns merupakan biografi dari Iwan Setiawan dan Negeri 5 Menara menceritakan biografi Anwar Fuadi. Ada pula biografi dalam bentuk nonfiksi, antara lain Chairul Tanjung Si Anak Singkong merupakan biografi Choirul Tanjung, salah satu pengusaha besar di Indonesia. Ada pula buku-buku khusus biografi pahlawan nasional dan kumpulan biografi orang-orang terkenal, seperti buku Most Inspiring People yang ditulis Sogol Hadi Suwarto dan Kick Andy.

Manfaat Membaca Biografi

  1. Muncul kesadaran diri bahwa kita harus selalu belajar agar berhasil seperti mereka.
  2. Tumbuh rasa bangga kepada pahlawan dibidang apapun.
  3. Mendapatkan pengalaman hidup bahwa suatu keberhasilan dapat diraih dengan bekerja dan pengorbanan.

Ciri-Ciri Teks Biografi

  1. Strukturnya terdiri dari orientasi, peristiwa/permasalahan dan reorientasi.
  2. Berisi informasi berdasar pada kenyataan (faktual) dalam bentuk narasi.
  3. Faktual berdasar pada pengalaman hidup seseorang yang patut diteladani.

Struktur Teks Biografi yakni sebagai berikut

  1. Orientasi atau setting (aim). Dalam bab ini berisi informasi mengenai latar belakang kisah atau peristiwa yang akan diceritakan selanjutnya untuk membantu pendengar/pembaca. Informasi yang dimaksud berkenaan dengan siapa, kenapa, di mana, dan bagaimana
  2. Kejadian Penting (important event, record of event). Dalam bab ini berisi rangkaian peristiwa yang disusun secara kronologis, menurut urutan waktu, meliputi kejadian-kejadian utama yang dialami tokoh. Dalam bagian ini mungkin pula disertakan komentar-komentar penceritaan pada beberapa bagiannya.
  3. Reorientas berisi komentar evaluatif atau pernyataan simpulan mengenai rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebeumnya. Bagian ini sifatnya opsional, yang mungkin ada atau tidak ada di dalam teks biografi.

Mengungkapkan Kembali Keteladanan dalam Teks Biografi

Satu hal yang menarik dari membaca biografi seseorang tokoh adalah dapat mendalami semua hal positif tentang tokoh tersebut. Tokoh yang riwayat hidupnya ditulis dalam biografi biasanya memiliki kepribadian unggul dibandingkan orang lain. Kepribadian unggul inilah yang biasanya mampu mengantarkan seseorang mencapai keberhasilan dalam kehidupannya. Untuk dapat mengidentifikasi kepribadian unggul seseorang, kita dapat melihat dari peristiwa/permasalahan yang dialami seseorang sebagaimana menghadapi semua itu.

Menganalisis Makna dan Kebahasaan dalam Teks Biografi

Pokok Informasi dalam Teks Biografi

Secara umum teks biografi dikembangkan dengan pola narasi. Paragraf-paragraf dalam teks narasi umumnya dikembangkan secara deskriptif dan naratif. Paragraf deskriptif dan naratif memiliki kesamaan dalam bahwa ide pokok tidak terdapat dalam satu kalimat. Oleh karena itu, untuk mengetahui informasi pokok dalam teks biografi, kamu harus benar-benar memahami isi teks tersebut, kemudian kamu dapat menentukan sendiri isi pokoknya, bukan berdasarkan ide pokok yang biasanya terdapat dalam kalimat utama. Ide pokok tersebut akan menjadi pokok informasi dalam sebuah biografi.

Pola Penyajian Karakter Unggul Tokoh

karakter unggul yang ditonjolkan dalam sebuah teks biasanya disampaikan secara langsung dan ada yang disampaikan secara deskriptif.

Kaidah Bahasa Teks Biografi

Teks biografi menggunakan beberapa kaidah kebahasaan yang dominan yaitu sebagai berikut.

  1. Menggunakan pronominal (kata ganti) orang ketiga tunggal, sepeti ia, dia, atau beliau. Kata ganti ini digunakan secara bervariasi dengan penyebutan nama tokoh atau penggalian tokoh.
  2. Menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh. Contoh: belajar, membaca, berjalan dan melempar.
  3. Menggunakan kata adjektiva untuk memberikan informasi secara terperinci tentang sifat-sifat tokoh. Contoh: Genius, rajin, ulet. Dalam melakukan deskripsi, sering penggunaan kata sifat didahului oleh kopulatif adalah dan merupakan.
  4. Menggunakan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh sebagai subjek yang diceritakan. Contoh: diberi, ditugaskan, dan dipilih.
  5. Menggunakan kata kerja yang berhubungan dengan aktvitas mental dalam rangka penggambaran peran tokoh. Contoh: memahami, menyetujui, menginspirasi dan mencintai.
  6. Menggunkan kata sambung, kata depan, ataupun nomina yang berkenaan dengan urutan waktu. Contoh: sebelum, sesudah, ada saat, kemudian, selanjutnya, sampai, hingga, pada tanggal, nantinya, selama, dan saat itu.

Menceritakan Kembali Biografi

Menceritakan kembali biografi yang dibaca dengan pola penyajiannya berbeda atau dengan bahasa sendiri. Penyajian dengan pola berbeda dapat dilakukan dengan mengubah teks biografi yang menggunakan pola naratif dialog menjadi naratif utuh.