-->

Cara Membuat Teks Laporan Hasil Observasi dengan Mudah dan Sederhana Beserta Contohnya

Hallo para penguntai abjad, apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik ya,,

Penguntai abjad masih ingatkah dengan apa yang disebut teks laporan hasil observasi? Pasti masih ingat kan ya. Semisal mulai lupa mimin akan kembali mengingatkan pengertian teks laporan hasil observasi agar kalian nanti lebih mudah ketika akan membuat teks. 

Teks laporan hasil observasi atau yang sering disebut dengan teks LHO menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan penijauan secara cermat. Cermat yang dimaksud di sini yaitu secara teliti. Jadi teks ini membahas sesuatu secara detail. Secara mudahnya, teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi tentang pembahasan atau penjabaran sesuatu yang merupakan hasil dari pengamatan. Inget loh ya, pengamatannya harus secara teliti dan detail.

Teks laporan hasil observasi ini biasanya berisi tentang deskripsi bentuk, ciri-ciri, dan sifat umum dari objek yang diamati, baik itu benda, manusia, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya. Segala yang ada di semesta ini bisa loh dijadikan teks laporan hasil observasi. Bagaimana, sudah ingat kan sekarang apa yang dipelajari tentang observasi?

Nah, pengertiannya itu dulu ya. Struktur, Kebahasaan, dan Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi kalian bisa lihat di untaianabjad, mimin sudah membahasnya dengan detail. 

Di sekolah kamu pasti pernah mendapatkan tugas membuat teks laporan hasil observasi atau pengamatan kan? Kalau sudah mari kita ingat kembali bagaimana caranya. Bagi yang belum, mari kita belajar bersama. 

Berikut ini langkah-langkah membuat atau menyusun teks laporan hasil observasi.

    1. Tentukan tema kegiatan observasi atau objek apa yang akan kamu amati.
    2. Tentukan tujuan observasi.
    3. Susunlah jadwal observasi yang akan kamu lakukan. Jadwal ini penting apabila kamu memiliki banyak tugas atau pekerjaan baik sekolah maupun rumah. Sangat penting lagi bagi kamu yang susah mengatur jadwal, suka menunda-nunda pekerjaan. Jadwal di sini sebagai bentuk latihan disiplin dalam menyelesaikan tanggung jawab, dan latihan mengatur waktu.
    4. Persiapan pertanyaan-pertanyaan atau poin-poin pengamatan terlebih dahulu untuk memudahkan dalam observasi.
    5. Melakukan proses observasi.
    6. Menyusun kriteria aspek yang akan dilaporkan. Langkah ini dilakukan ketika sudah melakukan observasi dan mendapatkan data-data. Maka di sini tugasnya yakni menyusun kriteria aspek yang akan dibahas, dideskripsikan, dan dilaporkan dalam bentuk teks laporan hasil observasi.
    7. Membatasi aspek yang akan dilaporkan. Hal ini sangat penting agar saat menulis teks laporan hasil observasi tidak melebar kemana-mana atau keluar dari konteks tujuan yang sudah direncanakan.
    8. Mulai mendeskripsikan unsur-unsur sesuai dengan aspek yang telah ditentukan. Dalam poin ini, kamu bisa mengawalinya dengan mendeskripsikan atau mengartikan aspek atau objek yang telah di pilih. Dalam tahap ini berarti sudah mulai menyusun kerangka untuk pernyataan umum yang ditulis menggunakan kaidah kebahasaan kalimat definisi.
    9. Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan data atau gambar atau bila memungkinkan mengambil video yang bisa diputar ketika presentasi menggunakan power point atau diupload di media sosial. Dalam tahap ini, penulis menuliskan data-data yang didapatkan dari hasil obervasi. Penulisannya menggunakan kaidah kalimat simpleks, kalimat kompleks, sinonim, antonim, dan konjungsi.
    10. membuat simpulan hasil observasi. Setelah semuanya lengkap, maka langkah terakhir adalah membuat kesimpulan dari hasil observasi yang telah dilakukan. Kesimpulan ini akan membantu pembaca yang kurang memahami bahasan atau tema tersebut menjadi lebih mudah memahaminya.
Bagaimana, mudah kan? Oh iya, sekarang ini kan kita sudah tidak asing lagi dengan media sosial. Alangkah lebih baiknya, jika hasil observasi kalian diolah menjadi sebuah video atau apapun itu, lalu di upload di media sosial kalian. Nah, dengan cara ini kita bisa berbagi ilmu yang dimiliki dan mengedukasi orang lain yang mungkin belum mengetahui secara detail tentang tema atau objek yang kalian bahas. Selain itu, untuk mempertajam ilmunya, kalian bisa saling tukar teks yang sudah dibuat kepada teman dan saling menganalisis teks laporan hasil observasinya.