-->

7 Manfaat Nanas Madu untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

 

Anda mungkin pernah mendengar bahwa ibu hamil dilarang makan buah nanas, termasuk nanas madu, agar tidak keguguran atau bayi lahir sebelum waktunya. Padahal jika ditinjau lebih dalam, klaim tersebut hanyalah mitos. Bahkan, sebenarnya nanas madu mengandung manfaat yang begitu banyak bagi kesehatan, termasuk bagi ibu hamil.

Rasa manis nanas madu tentunya memberikan kesegaran tersendiri saat kita memakannya. Salah satu jenis nanas yang memiliki rasa manis dan banyak tumbuh di daerah Subang, Jawa Barat ini dipercaya memiliki kandungan enzim bromelain, terutama pada inti nanas yang cenderung tidak bisa dimakan karena keras. Bromelain juga banyak dijual di pasaran dalam bentuk suplemen yang memang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Meski demikian, enzim bromelain sangat sedikit ditemukan pada daging buah nanas madu yang biasa kita makan. Sebaliknya, daging buah nanas madu memiliki manfaat yang sayang dilewatkan oleh ibu hamil jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar.

Nanas Madu selain rendah kalori dan sangat kaya akan vitamin C serta mineral seperti mangan, namun juga mengandung serat, karbohidrat, vitamin A dan K, fosfor, zinc, serta kalsium. Dalam jumlah yang lebih sedikit, dalam nanas madu mengandung lemak, protein dan beragam jenis zat antioksidan.

Manfaat Nanas Madu Bagi Kesehatan

Berdasarkan kandungan nutrisi di atas, berikut manfaat nanas madu bagi kesehatan Anda:

Meningkatkan Kesuburan

Nanas madu dapat dimakan oleh Anda yang sedang menjalani program hamil agar kesuburan meningkat. Nanas madu selain mengandung vitamin C juga mengandung zar antioksidan seperti beta-karoten, serta berbagai vitamin dan mineral seperti copper, zinc, dan folat yang terbukti meningkatkan kesuburan pria dan wanita.

Menyehatkan Pertumbuhan Janin

Selain baik untuk program hamil karena meningkatkan kesuburan, nanas madu dapat menyehatkan pertumbuhan janin. Hal ini sangat kebalikan dengan anggapan umum bahwa nanas bisa menyebabkan keguguran atau bayi lahir prematur. Hal ini dikarenakan nanas merupakan buah yang kaya akan viatmin C, bahkan makan 165 gram (sepotong) nanas saja sudah cukup memenuhi kebutuhan harian Anda akan vitamin C.

Selain itu, nanas madu juga mengandung folat, zat besi, magnesium, mangan, tembaga, dan vitamin B6. Semua nutrisi tersebut sangat baik untuk mendukung pertumbuhan janin maupun kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.

Melancarkan Sistem Pencernaan

Nanas madu mengandung serat dan air yang dapat mencegah konstopasi atau sembelit. kandungan bromelain pada inti nanas juga dapat menghancurkan protein sehingga kerap digunakan untuk melunakkan daging ketika dimasak.

Menstabilkan Gula Darah

Penderita diabetes tipe 1 yang rutin mengonsumsi makanan kaya serat, cenderung memiliki level gula arah yang lebih rendah. Sementara penderita diabetes tipe 2 yang melakukan kebiasaan yang sama memiliki level gula darah, lipid, dan insulin yang lebih stabil.

Mencegah Kangker

Kandungan vitamin C dan antiioksidan pada nanas madu dapat memerangi radikal bebas yang kerap dihubungkan dengan penyakit kanker. Beta-karoten, misalnya, dapat menurunkan resiko Anda terkena kanker usus besar dan kangker prostat, meski studi lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat klaim ini.

Mencegah Asma

Orang yang mengonsumsi makanan dengan kandungan beta-karoten seperti nanas madu memiliki resiko rendah untuk terserang asma. Penelitian lain juga menggungkan bahwa manfaat nanas madu yang satu ini juga bisa didapat dari bromelain.

Menyehatkan Kulit

Manfaat nanas madu yang terakhir ini datang dari kandungan vitamin C dan antioksidan lainnya. Nanas madu bisa memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan polusi. Selain itu, nanas madu juga dapat membantu kulit dalam pembentukan kolagen. Kulit Anda pun akan bebas keriput dan terhindar dari masalah kulit pada umumnya.

Peringatan saat mengonsumsi nanas

Manfaat nanas muda bagi kesehatan memang banyak, termasuk untuk ibu hamil. Namun, buah ini tetap bisa menimbulkan efek samping yang membuat Anda tidak nyaman, misalnya yang paling sering terjadi adalah lidah gatal karena pengaruh bromelain. Bagi Anda yang memiliki alergi buah, serbuk sari, atau lateks disarankan tidak mengonsumsi nanas madu. beberapa reaksi alergi yang mungkin timbul adalah gatal, muncul bintik kemerahan, sakit perut, muntah, diare, kesulitan bernapas, bahkan syok pada alergi yang parah.

NB. Dikutip dari beberapa media medis yang terpercaya